Usung Warteg Modern, Siswa SMK Jateng Juara Lomba Kewirausahaan Tingkat Nasional

Usung Warteg Modern, Siswa SMK Jateng Juara Lomba Kewirausahaan Tingkat Nasional
Siswa SMK Negeri Jawa Tengah sukses merebut juara pertama dalam ajang Creative Business Competition Business Model Canvas yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Negeri Surabaya, senin 14 November 2016 kemarin di kampus I Unesa Ketintang. Mereka berhasil menjadi juara setelah menyisihkan lebih dari 80 tim dari SMA/SMK se-Indonesia dengan mengusung ide Outlet Warteg Modern Berbasis Online. Adapun di posisi ke-2 ditempati oleh SMA Negeri 1 Lamongan dan di posisi ke-3 diraih oleh SMA Negeri 1 Paciran, Lamongan.

Tim yang beranggotakan 3 orang tersebut adalah Panji Ibnu Sina sebagai ketua, Sholikin sebagai anggota dan Galih Rizki Setiawan sebagai anggota. Berawal dari ide yang sangat sederhana, mereka mengembangkan warteg yang pada umumnya berupa warung makan kecil menjadi outlet rumah makan besar dengan dilengkapi berbagai fasilitas. “Kami melengkapi fasilitas layanan usaha warteg dengan memberikan servis pesan antar (delivery order) dan layanan drive thru bagi yang tidak memiliki waktu lama untuk makan di outlet. Kami juga mengembangkan aplikasi berbasis online melalui smart phone android dengan nama aplikasi tenfooder untuk mempermudah pemesanan dari tempat manapun dan kapanpun”, jelas Panji.

Pembimbing tim, Heri Purnomo menyampaikan tim berangkat dengan kondisi personil yang tidak lengkap. Pasalnya salah satu anggota tim Galih Rizki Setiawan harus tinggal tidak berangkat ke Surabaya dikarenakan sakit. Tiga puluh menit sebelum jadwal pemberangkatan kereta Galih harus dirujuk ke rumah sakit karena menderita sakit Demam Berdarah. “Awalnya kami ragu-ragu untuk berangkat karena sebagian anggota harus di rawat di rumah sakit. Namun, karena tekad yang besar kami harus tetap berangkat dengan perjuangan yang lebih berat”, tambah Heri.

Ketua panitia, Luluk Istiqomah menyampaikan ajang lomba bergengsi yang diselenggarakan oleh Hima Jurusan Manajemen Unesa tersebut merupakan event tahunan yang rutin diselenggarakan. Perlombaan diawali dengan seleksi ide gagasan bisnis kewirausahaan melalui proposal usaha. Setelah disaring dan dinilai oleh tim juri, keseluruhan peserta yang mendaftar akan dipilih 15 proposal terbaik untuk selanjutnya mengikuti tahap final. Pada tahap final, 15 tim terbaik diundang ke kampus Unesa untuk mempresentasikan ide bisnis serta menunjukkan prototype atau contoh produk usahanya.

Salah satu dewan juri menyebutkan acara sukses mencapai tujuan yakni menemukan calon pengusaha-pengusaha muda yang mempunyai rencana bisnis yang matang dan dapat diimplementasikan. Namun demikian, dewan juri mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa Business Plan tidak hanya sekadar rencana saja melainkan telah dilengkapi dengan berbagai analisis dan penghitungan usaha yang matang. Dari Business Plan hendaknya 80% bagian dari rencana usaha telah dipersiapkan sehingga pada saat pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. “Semua ide bisnis yang telah dipresentasikan oleh masing-masing tim sangat bagus. Ini menandakan bahwa melalui ajang ini, kita bisa menemukan pengusaha yang handal di masa yang akan datang”, tambah salah satu dewan juri.

 

Ditulis oleh : Heri Purnomo humas@smknjateng

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *