Loyal Produk Kuliner Halal Asli Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan berciri Nusantara yang dianugerahi beragam kekayaan yang patut kita syukuri. Negeri ini memiliki corak kenampakkan alam yang memukau dengan tanahnya yang subur dan potensi alam luar biasa yang terkandung didalamnya. Sebagai negara yang multikultural, Bangsa Indonesia juga memiliki beragam kebudayaan tradisional. Hal ini didasari oleh keragaman masyarakatnya yang tersusun dari berbagai macam suku, etnis, agama, kondisi geografis, serta latar belakang yang berbeda. Salah satu bentuk keragaman kebudayaan tradisional tersebut adalah keragaman kuliner tradisional warisan leluhur yang dilestarikan secara turun-temurun dan berbeda-beda pada setiap daerah di negeri ini.

Mayoritas masyarakat Indonesia beragama islam, sehingga terdapat kewajiban bagi mereka untuk mengonsumsi produk kuliner yang halal dan thayyib. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin kesucian akal, jiwa, dan agama bagi masyarakat muslim Indonesia. Kondisi ini menyebabkan keharusan adanya perkembangan kuliner bersertifikat halalĀ  di negeriĀ  ini, termasuk perkembangan kuliner tradisional khas daerah yang sudah tersertifikasi halal. Sertifikasi halal diperlukan untuk mengangkat potensi dari kuliner tradisional khas daerah tersebut sehingga akan lebih mempunyai daya saing dan citra yang positif dalam masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga eksistensi kuliner tradisional asli Indonesia agar tetap lestari dan tetap dikenal oleh masyarakat luas. Jika hal ini diterapkan, maka akan muncul budaya loyalitas terhadap produk halal khususnya produk kuliner tradisional asli Indonesia di negeri ini. .

Salah satu aspek penting dan tidak terpisahkan untuk mengembangkan budaya loyal produk kuliner halal adalah legalitas status kehalalan produk kuliner tersebut. Oleh karenanya peran dari LPPOM MUI sebagai lembaga pengkajian, pengawasan, dan penyertifikasi produk halal di Indonesia sangatlah penting dalam pengembangan budaya positif ini. Maka dari itu sangatlah penting bagi setiap industri kuliner di Indonesia untuk menyertifikasi produknya pada LPPOM MUI. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat yang akan membeli dan mengkonsumsi produk kuliner tersebut sehingga berpengaruh pada perkembangan budaya loyal produk kuliner halal tersebut.

Dengan perkembangan budaya loyal produk kuliner berlatar belakang pelestarian kuliner tradisional khas daerah maka akan diperoleh berbagai manfaat baik bagi pemerintah, industri kuliner, maupun masyarakat. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah menanamkan nilai religius dalam kehidupan masyarakat, meningkatkan perekonomian masyarakat berlatar belakang pelestarian warisan budaya daerah, mengembangkan daya saing dalam masyarakat, meningkatkan kualitas produk kuliner tradisional khas daerah, serta yang tak kalah pentingnya adalah menciptakan ketenteraman dalam kehidupan masyarakat mengenai kuliner yang dikonsumsinya.

Selain itu dengan adanya budaya loyal produk halal khususnya prtoduk kuliner trsdisional asli Indonesia, maka dapat mengenalkan, menanamkan, dan melestarikan kebiasaan pentingnya mengonsumsi produk kuliner halal bagi masyarakat khususnya generasi muda disamping sebagai upaya menjaga eksistensi kuliner tradisional asli Indonesia tersebut. Sehingga budaya positif Halal is My Life dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat muslim Indonesia. Dengan demikian, akan tercipta kader-kader bangsa yang akan mampu membawa Negeri Indonesia tercinta kearah yang lebih gemilang dengan berlandaskan pada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berahlak mulia.

 

Rizky Andrean
Kelas XII Teknik Otomasi Industri SMKN Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *