Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Kehidupan Asrama Daring di Era New Normal

Juli 2020 merupakan awal masuk sekolah jenjang menengah. Sebentar lagi, peserta didik baru di satuan pendidikan akan memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2020/2021. Apakah mungkin MPLS bisa dilakukan di waktu pandemi? Apakah mungkin juga peserta didik baru akan mengikuti MPLS secara online lewat social media?

Menjawab semua pertanyaan itu, sekolah boarding school SMK Negeri Jawa Tengah telah mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Kehidupan Asrama (MPLSKA) tahun ajaran 2020/2021 yang akan dilaksanakan tanggal 13 – 17 Juli 2020 secara online dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (SE Mendikbud) No. 4 tahun 2020 tentang pembelajaran dalam masa darurat.

MPLSKA tahun ini mengusung tema Milenial Budi Adhikari Berwawasan Pancasila. Walaupun MPLSKA dilakukan secara daring berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, calon siswa (casis) harus memperhatikan tata tertib dalam berpakaian dan berbicara. Casis diharuskan memakai seragam OSIS SMP lengkap dengan potongan rambut sesuai aturan sekolah selama kegiatan dan menggunakan tutur kata bahasa yang baik juga menjunjung tinggi tata krama dalam berkomunikasi. Casis juga diharuskan melakukan Raise Hand ketika ingin mengajukan pertanyaan dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan MPLSKA ini berisi tentang pengenalan lingkungan sekolah, guru dan karyawan, kehidupan berasrama, jurusan dan kurikulum SMK juga bimbingan karir yang akan disampaikan para guru melalui platform Microsoft Team. Setiap calon siswa (casis) juga akan dinilai setiap harinya oleh panitia yang melibatkan Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan memperhatikan keaktifan casis dalam tanya jawab dan pengumpulan tugas, kuis, atau ulangan yang diberikan oleh panitia melalui platform office 365. Casis juga wajib mengisi absensi di setiap awal sesi.

Panitia juga melakukan pengawasan media sosial casis seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dll. Apakah ada status atau mengunggah yang sekiranya kurang pantas akan dikenakan sanksi berupa pun pelanggaran. Nantinya penilaian dan pelanggaran yang dilakukan selama MPLSKA ini digunakan sebagai pertimbangan kelulusan calon siswa.

Di susun oleh: Rahma Alifatunnisa TEI